Panji pantang menyerah III (end)
Ini
seri terakhir panji yang ingin gue pos di blog gue. Gue berharap masih bisa
nulis banyak tentang perjalanan hidup nak panji, amat disayangkan hampir 1
bulan sejak sya menulis artikel ini, Panji pindah ke Jogja kota tempat para
pelajar, dikarenakan Ayahnya pindah tugas disana bertepatan dengan mbk panji yg
telah menamatkan pendidikan SMA dan mungkin akan melanjutkan pendidikan di
Jogja.

Gue merasa ada yang kurang
setiap berangkat sholat ke masjid, apalagi dimomen bulan Ramadhan ini. Bulan
Ramadhan tahun lalu, panji kecil biasa menanyakan apakah puasanya lancar hari
ini? (biasanya dia nanya ke gue smbil muterin tiang masjid kek film2 india,
berharap gue ikut2an gitu). Gue biasanya bilang “puasa dong”, dan gue berkata
selayaknya org dewasa (pdhl tingkah masih kanak2),, “puasa kamu udah ada yg
bolong blum” dan dia berkata belum (sambil ngelus rambut panji yg penuh dengan
ketombe).
Dimomen Ramadan ini,
aplagi 3 hari setelah gue post tulisan
ini hari kemenangan umat islam dirayakan. Gue minta maaf sebesarnya kepada
panji kecil, ayahnya yg serem(mukany angker2 gitu),mbknya yg cantik (gue pernah
ngayal klo dia jdi istri gue HoHoHo), ibunya yg baik (soalnya pernah dikasihh
cake mertua yg perhatian Ooopss). Semoga Panji bisa melihat artikel ini, atau
smpai saatnya dia bisa melihat artikel ini di internet, (semga blog gue gk mati
kek Friendster).
Panji ini pesan dari kk
keren dari Lampung yg selalu melihatmu dri belakang :D so sweet..(liat dari
belakang karena ini anak, udah dewasa solat shaff depan mulu). Jadilah anak yg
sholeh, membanggakan ortu, menjadi penghafal al-quran, dan jangan lupa kepada
teman2mu bila sudah menjadi orang besar nanti, karena kau takkan dapat ke
puncak tanpa bantuan,usaha, dan doa teman2mu. Ingat pesan kk “Pria yg hebat
adalah pria yg menggosok gigi setelah sarapan pagi”, (Golden ways smbil nunjuk
ke Panji).
Mungkin ketika kau membca
tulisan ini kau telah dewasa. Mungkin kau merasa jijik atau pengen muntah
dahulu swaktu kecil ada kk idiot yg slalu melihatmu dari belakang, mungkin kau
sedikit dendam tentang kejadian Sandal itu tpi tolong lupakan pleassee…. Jangan
hidup dengan membalas dendam, atau itu akan menjadi penyesalanmu sendiri.
Tenang kk juga akan memaafkanmu yg suka gguin kk sholat terus manggil team bully
buat gguin sholat gue.. semua itu akan jadi kenangan dan suatu saat kita kan
bertemu dlm suasana berbeda, tempat yang berbeda tidak seperti dulu layaknya
adik dan kk :c.
salam hangat dari bangSiomay